Antrean Kuota Layanan Paspor Simpatik Kanim Surabaya Ludes Diserbu Warga

SURABAYA – Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-70, Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus TPI Surabaya turut mendukung kegiatan Direktorat Jenderal Imigrasi berupa penyelenggaraan “Layanan Paspor Simpatik” yang diselenggarakan pada akhir pekan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Barlian mengatakan bahwa, selain menyambut momen Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-70, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi bagi seluruh elemen masyarakat terkait Dokumen Perjalanan Republik Indonesia (DPRI).

“Maksud dan tujuan dilaksanakannya Layanan Paspor Simpatik ini agar dapat mendekatkan diri lagi kepada masyarakat, dimana masyarakat banyak yang tidak sempat melakukan permohonan paspor di hari kerja, karena kesibukannya ada juga yang sekolah, dan lain-lain sehingga masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kegiatan ini, jadi kami memahami kebutuhan masyarakat,” kata Barlian saat meninjau layanan simpatik di ULP BG Junction Mall Surabaya, Sabtu, (11/1/2020).

Barlian menjelaskan bahwa, layanan simpatik ini dibuka mulai tanggal 11, 18, hingga 25 Januari 2020, pada pukul 08:00 sampai 12:00 WIB. Pendaftarannya bisa dilakukan melalui aplikasi layanan paspor online dengan kuota yang disediakan sebanyak 30 pemohon.

“Layanan simpatik ini dilaksanakan di Kantor Imigrasi Surabaya, yang berlokasi di Jalan Raya Juanda dan Unit Layanan Paspor (ULP) di BG Junction Mall. Layanan ini berlaku bagi permohonan paspor baru maupun penggantian,” ujarnya.

Menurut Barlian, kegiatan ini sangat berguna sekali. Sebab, dengan layanan paspor pada hari Sabtu ini, Kanim Surabaya terus menunjukkan totalitas pelayanannya kepada masyarakat. Terlihat animo masyarakat yang cukup tinggi mengakibatkan antrean sudah habis sejak dimulai pagi hari.

“Sebagian besar pemohon adalah Karyawan dan juga ASN yang tidak dapat melakukan permohonan paspor di hari kerja, di karenakan kesibukan pekerjaan dan lain sebagainya,” ujarnya.

Sebelumnya, kegiatan seperti ini sudah rutin dilakukan oleh Kanim Surabaya. Para pemohon bukan hanya datang dari Kota Surabaya namun beberapa datang dari Kabupaten Sidoarjo dan Kota Mojokerto.

“Sebelumnya kita juga rutin mengadakan layanan simpatik ini di akhir pekan. Alasan kami laksanakan di Unit Layanan Paspor (ULP) di BG Junction Mall karena sangat membantu warga Kota Surabaya, sehingga mereka yang ingin melakukan permohonan paspor tidak perlu datang ke Kantor Imigrasi Surabaya yang berlokasi di Jalan Raya Juanda lagi,” pungkas Barlian.
(AF)