Polisi Panggil Dirut PT. Jatim Grha Utama Mirza Muttaqien, Terkait Kasus Sepeda Impor

SURABAYA – Penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya memanggil Direktur Utama PT. Jatim Grha Utama (JGU) Mirza Muttaqien untuk didengarkan keterangannya sebagai saksi kasus sepeda impor yang tidak memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI), pada Kamis (13/2/2020).

Mirza Muttaqien dipanggil Polisi terkait kasus yang sebelumnya anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya telah berhasil menyita enam sepeda lipat impor dari sebuah toko di Barata Jaya Surabaya. Lima di antaranya bermerek Fnhon. Satu lagi merek Brompton.

Satu di antaranya yang merk Brompton adalah jenis sepeda yang beberapa waktu lalu ramai dibahas di kasus penyelundupan Harley-Davidson dan sepeda Brompton yang dilakukan eks Dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara.

Dalam surat polisi yang bernomor B/685/II/RES.5.2/2020/Satreskrim itu, disebutkan bahwa saat ini penyidik Unit Tipidter Satreskrim Polrestabes Surabaya sedang menangani kasus dugaan tindak pidana memproduksi atau memperdagangkan barang dan atau jasa yang tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standart yang dipersyaratkan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan atau pelaku usaha yang memperdagangkan barang di dalam negeri, yang tidak memenuhi SNI yang telah diperlakukan secara wajib sebagaimana yang diatur dalam UU No.3 Tahun 2014 Tentang Perindustrian dan UU No.7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan.

“Guna kepentingan penyelidikan mohon kepada saudara dapatnya hadir guna memberikan keterangan pada Kamis 13 Februari 2020, pada pukul 09:00 WIB di Ruang 11 Unit Tipidter Satreskrim Polrestabes Surabaya,” tulis isi surat pemanggilan tersebut.

“Dikatakan dalam surat tersebut bahwa, Mirza diminta menemui Iptu Handa Wicaksana, S.I.K, M.H, atau Bripka Eko Wahyu S, S.H,” demikian isi surat pemanggilan tersebut yang ditanda tangani AKP Ardian Satrio Utomo, S.H, S.I.K, M.Si, dengan NRP; 85011664.

Diketahui, Mirza Muttaqien adalah Dirut PT. JGU mulai 2017 hingga saat ini. Mirza Lahir pada tanggal 17 April 1973 di Lamongan dan berdomisili di Surabaya.

Mirza lulusan Universitas Airlangga Fakultas Hukum dan melanjutkan studi sebagai Mahasiswa Pasca Sarjana pada Universitas Airlangga Program Studi Hukum Bisnis.

Sebelum menjadi Dirut PT. JGU, Mirza memiliki riwayat karir sebagai Peneliti pada PT. Pratama, Sekretaris Perusahaan PT. Jatim Grha Utama, Direktur Keuangan dan Umum PT. Jatim Grha Utama, hingga Direktur Utama PT. Jatim Grha Utama (2017 – sekarang). (Red/As